Proyek Telegraph System Repair and Replacement pada kapal MT Corvus milik PT Usda Serja Jaya dilakukan untuk mengatasi gangguan komunikasi antar station telegraph berbasis CANBus.
Sistem telegraph kapal memiliki peranan penting dalam komunikasi perintah mesin antara anjungan (Bridge), ruang kontrol mesin (ECR), dan lokasi lokal di area mesin. Gangguan pada sistem ini dapat berdampak langsung terhadap operasional dan keselamatan kapal.
Telegraph System Repair and Replacement on MT Corvus
RoyenTech melaksanakan pekerjaan Telegraph System Repair and Replacement pada kapal MT Corvus milik PT Usda Serja Jaya dengan fokus utama pada pemulihan komunikasi antar station telegraph yang mengalami kegagalan komunikasi berbasis CANBus.
Sistem komunikasi antar perangkat menggunakan jaringan CANBus yang umum digunakan pada sistem kontrol industri dan marine automation. Teknologi komunikasi ini memungkinkan pertukaran data antar perangkat secara stabil dan real-time melalui jaringan serial communication. Referensi mengenai teknologi CAN dapat dilihat pada CAN Bus Overview by Bosch.
RoyenTech memiliki pengalaman dalam pekerjaan Marine System dan marine automation untuk berbagai jenis kapal, termasuk troubleshooting telegraph system, AMS, dan engine control system.

Permasalahan Awal Sistem Telegraph
Saat inspeksi awal dilakukan, ditemukan bahwa sistem telegraph tidak dapat berkomunikasi antar lokasi, yaitu:
- Bridge
- ECR (Engine Control Room)
- Local Station
Sistem komunikasi antar perangkat menggunakan jaringan CANBus communication. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan indikasi bahwa beberapa board control sebelumnya pernah mengalami proses perbaikan namun tidak berhasil berfungsi normal.
Kerusakan utama ditemukan pada beberapa komponen elektronik, terutama pada bagian:
- IC controller
- IC communication
- Jalur komunikasi CANBus
- Komponen pendukung pada PCB board
Kerusakan tersebut menyebabkan komunikasi antar unit telegraph gagal bekerja secara stabil.
Proses Perbaikan Board Telegraph

Tahap awal pekerjaan difokuskan pada proses repair board existing untuk menghindari penggantian sistem secara keseluruhan. Tim engineering RoyenTech melakukan:
- Troubleshooting electronic board
- Analisa jalur komunikasi CANBus
- Penggantian IC yang rusak
- Pengujian tegangan dan sinyal komunikasi
- Reprogramming IC controller
Karena beberapa IC mengalami kehilangan data program (blank memory), diperlukan proses cloning firmware dari board normal ke IC pengganti.
Proses pemrograman ulang berhasil dilakukan sehingga board kembali dapat menyala dan menjalankan fungsi dasar sistem.
Namun setelah tahap pengujian lanjutan, masih ditemukan gangguan pada komunikasi CANBus yang menyebabkan sinkronisasi antar station tidak stabil.
Tahap awal pekerjaan difokuskan pada proses PCB / Board Repair termasuk penggantian IC, cloning firmware, dan troubleshooting jalur komunikasi CANBus.

Tantangan Telegraph System Repair and Replacement Waktu Docking Kapal
Seiring proses troubleshooting berlangsung, terdapat kendala utama berupa:
- Waktu docking kapal yang terbatas
- Jadwal keberangkatan kapal yang sudah dekat
- Pengadaan komponen elektronik khusus yang membutuhkan lead time cukup lama
Walaupun proses repair menunjukkan perkembangan, terdapat risiko sistem tidak dapat kembali normal sebelum kapal harus kembali beroperasi.
Setelah dilakukan diskusi teknis bersama pihak client, diputuskan bahwa solusi paling aman dan efektif adalah melakukan:
Penggantian Unit Telegraph Baru

Dengan kesepakatan bersama PT Usda Serja Jaya, seluruh unit telegraph pada semua lokasi diganti menggunakan sistem baru.
Lokasi penggantian meliputi:
- Bridge station
- ECR station
- Local engine station
Karena sistem baru menggunakan metode komunikasi yang berbeda dari sistem existing, maka diperlukan beberapa pekerjaan tambahan seperti:
- Modifikasi instalasi kabel
- Penyesuaian wiring communication
- Re-routing cable
- Modifikasi box panel
- Penyesuaian dimensi mounting unit
Proses penggantian unit baru juga memerlukan modifikasi wiring dan penyesuaian panel pada sistem Electrical Control System agar komunikasi antar perangkat dapat berjalan stabil.
Proses Instalasi dan Commissioning

Walaupun memerlukan perubahan instalasi cukup signifikan, pekerjaan berhasil diselesaikan hanya dalam waktu:
Dua Hari Kerja
Tim RoyenTech melakukan pekerjaan secara intensif untuk memastikan seluruh sistem dapat kembali beroperasi sebelum jadwal keberangkatan kapal.
Tahapan pekerjaan meliputi:
- Pembongkaran unit existing
- Modifikasi panel telegraph
- Instalasi unit baru
- Penyesuaian wiring
- Pengujian komunikasi antar station
- Functional test
- Joint test bersama client
Seluruh pekerjaan instalasi dan pengujian dilakukan mengikuti praktik engineering yang sesuai dengan standar sistem kelistrikan dan otomasi kapal yang digunakan pada industri maritim internasional seperti yang dijelaskan pada IEC Marine Electrical Standards.
Hasil Pengujian Sistem Telegraph

Setelah seluruh instalasi selesai dilakukan, sistem telegraph berhasil beroperasi normal dengan hasil:
- Komunikasi antar lokasi berjalan stabil
- Respon perintah mesin bekerja normal
- Alarm dan indikasi berfungsi baik
- Komunikasi antar station sinkron
- Sistem memenuhi persyaratan class kapal
Pengujian bersama pihak client menunjukkan hasil yang memuaskan dan kapal dinyatakan siap kembali beroperasi.
Pekerjaan Telegraph System Repair and Replacement berhasil diselesaikan dalam waktu dua hari kerja dengan hasil komunikasi sistem berjalan normal dan memenuhi kebutuhan operasional kapal.
RoyenTech menyediakan layanan Marine Automation Service meliputi troubleshooting, retrofit, commissioning, dan integrasi sistem kontrol kapal.
RoyenTech – Marine Automation & Control System Service
RoyenTech menyediakan layanan:
- Marine system
- Telegraph system repair
- Engine control system
- PLC & HMI kapal
- AMS troubleshooting
- Retrofit control system
- Electronic board repair
- CANBus communication troubleshooting
- Electrical & automation commissioning
Dengan pengalaman di bidang sistem otomasi kapal dan industri, RoyenTech siap membantu pekerjaan troubleshooting hingga retrofit sistem kontrol secara profesional dan efisien.
Sistem telegraph memiliki peranan penting dalam mendukung keselamatan operasional kapal dan komunikasi perintah mesin. Keandalan sistem kontrol kapal menjadi bagian penting dalam standar keselamatan maritim internasional yang juga menjadi perhatian IMO Maritime Safety.
